Rabu, 09 Agustus 2023

Mimpi 2023 #3

Yo.


Di mimpi ini, gw kenal dengan salah satu YouTuber, BlargMyShnoople alias Blarg. Mungkin kita lagi bersekolah atau kerja di tempat yang sama di "Kanada".

Dia bawa mobil, semacam SUV dengan setir di sisi kiri, dan gw duduk di depan. Entah kita dari mana, rasanya kita mau ke apartemen / rumah si Blarg.

Sepanjang perjalanan, kita ngobrol. Yang gw perhatiin, "Kanada" ini ternyata mirip banget dengan Tangerang, khususnya kalo dari tengah kota Tangerang, ke Bon Tek Bio, ke gedung Cisadane, ke arah pintu air. Belokan-belokannya terlalu mirip. Gw bilang ke Blarg soal kemiripan ini. Ada satu yang beda, jembatan yang ada di Tangerang tapi nggak ada di "Kanada" ini. Banyak lahan yang kosong disini. Suasanya berkabut. Kita asik aja ngobrol.

Sampe di satu posisi, jalanannya di pinggir sungai. Gak lama, belok kiri dan ketemu jembatan. Sisi kanan kita ada pantai pasir putih dan jembatan ini nyebrangin muara / laut. Gw ingetin Blarg untuk hati-hati sambil bercanda "kalo nyemplung, ga akan lucu".

Eh kita nyemplung. Jendela mobilnya ketutup, tapi air mulai masuk. Yang gw inget, gw mikir gini: Oke, keluar mobil dengan buka pintu, terus panjat mobil karena atap mobilnya belum tenggelam, atau ga usah ya? Oke jangan lupa napas, inget latihan di wastafel, tapi tarik napasnya gimana ya? Tarik napas yang panjang, pendek, setiap muka muncul ke atas permukaan, atau muka di atas permukaan terus aja? Terus pake gaya dada atau apa? Aah mungkin berenang kayak anjing berenang aja kali ya.

Begitu gw sadar, gw lagi berenang dengan gaya anjing dan liat si Blarg udah di tepi pantai.

...

Kita pindah ke apartemen gw. Gw ga kenal interiornya, tapi kerasa "deja vu, gw inget pas pertama mampir ke sini". Temboknya semuanya transparan, jadi gw sentuh tembok yg menghadap keluar sambil mikir "ooh ini cermin satu arah jadinya yg diluar gak bisa ngeliat ke dalam". Apartemen ini ada di lantai dasar. Ada banyak ruangan, seenggaknya 1 ruang tamu dari pintu masuk pertama, 1 ruang dari pintu masuk kedua, 1 ruang tengah, 1 dapur + ruang makan, dan ada tangga ke lantai kedua. Masih kosong banget karena gw belom resmi pindah, cuma ada 1 sofa dan 1 TV di ruang tengah. Gw juga bilang ke Blarg, "Masih kosong banget ya".

Dia nyiapin konsol game karena rasanya ini tujuan utama kita ke "Kanada", untuk main game. Eh gw liat ada orang yang tiba-tiba masuk dari pintu masuk kedua. Gw inget kalo pintu itu gak gw tutup dan kunci setelah kunjungan pertama ke sini. Orang ini main masuk aja. Mukanya nggak gw kenal, tapi keliatannya kayak umur 20an awal, keturunan Arab/Afrika Utara, rambut warna gelap dan keriting, tingginya 1 kaki lebih dari gw. Gw bilang, "Permisi, ada yang tinggal disini, tolong keluar". Dia kayak nggak denger. Si Blarg ngulang omongan gw, dia nengok.

Gw bilang lagi, "Ini rumah saya, tolong keluar". Dia ngomong sesuatu tapi super pelan, kayak ngedumel sendiri. Gw pikir, mungkin ini tempat nongkrong dia, dikira gedung kosong karena satu pintunya gak dikunci. Akhirnya dia keluar dan pintu masuk semuanya gw kunci. Pas konsol si Blarg nyala, kita siap main.


Yoho~

Minggu, 06 Agustus 2023

Panas

 Yo.

tadi jalan
beli asupan tuk minggu depan
pikiran dikesampingan
trotoar diperhatikan
waktu kembali
mobil di sisi bikin canggung lagi
di jalan tadi
ada sepasang burung menari
ya kulihat
hati sembunyi t'lah kulipat
dari patgulipat
hati melompat akibat yang terlihat
kecoklatan
walau tanpa lalat berloncatan
tanpa kecacatan
rumput kering bila tidak dipertanyakan
jadi teringat masa lalu
coklat merah putih di dadaku
boleh tutup matamu
landak dan aspal telah menyatu
lidah terpaku
tenggorok membatu
ingin tarik napas sudah ragu
pikiran mampu
jiwa tak mau
kaki melaju melanjutkan waktu
air mata di kalbu terjatuh
hari minggu dan lagu terganggu
wajah cuma bisa termangu
tidak sakit tetapi terantuk
belum ngopi dan tidak mengantuk
mampir sini sekedar mengadu
ketenangan menjadi terpacu
langit dan kamar abu-abu

Yoho~

Minggu, 30 Juli 2023

Semi

Yo.

hidup baru
hidup lama pesing jadi pengen hidung baru
su kosong pu-isi, torang buat kidung baru
mulai bernyanyi lagi mana jua biduanmu
hidup berlalu

di pantai
nyiur melambai
aku tak abai
kupikir mungkin ombak menyapa, hai
apa kabar lae?
apa hidupmu sudah mulai?
matahari baru terbit
mampirlah makan roti dengan selai
biar ada tenaga
duduk sejenak sebelum pergi ke telaga
jemput nelayan di laut terjaga
tarik perahu ke pesisir, disini ga ada dermaga
hanyut
badanku ke laut
mukaku merengut
jiwaku bagai ujung jari, mengkerut
daripada cemberut
kembali ke darat beli es serut
kecut

pertanyaan menggunung, sinai
ku tahu pengalaman mendukungku jadi lihai
perjalanan belum selesai
yang dipanen, yang ditanam di musim semai

Yoho~