hidup terasa bosan
hidupnya kantor-kosan
bersyukurlah bayar sewa kontan
hatiku uhuy, agak spontan
pagiku hectic, ga baca koran
motorku matic tapi jalanan padat konstan, tin!
sarapan keki, sabaran kek, fondant
biar angin berlalu, topan
*mengangguk* sopan
upah kerjaku goban
untuk makan siang, yang minimal boleh
si cici kasih vegeta-ble, gohan
matahari terbenam baru dikasih time out, bokan
pulangnya telat
bangunnya cepat
kopinya pekat
kerjanya penat
belanja hemat
dompet kosong pesat
cium bokong atasan
mereka tos-tosan
kita ngos-ngosan
banting tulang, telan ludah
makan omongan, kenyang sudah
ouroboros-an
tulang (sudah) lunak kayak di restoran
badan menanti teteh yang sosoran
otak trenggiling tak layak untuk golongan
nikmat es teh, opor, sosis
pengeroposan
Yoho~
Tidak ada komentar :
Posting Komentar