Sabtu, 02 Juni 2018

30 Days of Gratitude Challenge, Numero Deux : Technology

Yo.

Gua baru selesai makan malem.
Abis ini, gua mau langsung ke mode istirahat.
Sebelum gua males beneran, sebaiknya kita selesaikan urusan hari ini.
Gua bersyukur atas pabrikan laptop, pabrikan smartphone, developer media sosial, perusahaan telekomunikasi, dan pihak lain yang terlibat yang tidak bisa gua sebutkan satu persatu, karena atas media yang sediakan, gua bisa melakukan panggilan video dengan teman-teman dan sahabat-sahabat di Indonesia yang lagi buka puasa bersama dan yang lagi di Taiwan yang lagi jalan ke pasar untuk membeli jajan. Historis, sedap, 10/10 mau lagi.
Gua bersyukur atas oven microwave dan kulkas dan jasa pengiriman, karena dengan bantuannya, gua bisa menikmati bumbu kacang legendaris asli Indonesia (bener! yang ada di pikiran lu itu bener! yang itu!) yang tersedia dengan melimpah di area tempat tinggal Tante gua di Leidschendam. Nostalgia. Sedap. Hmmmmm~
Gua bersyukur atas mesin foto instan yang ada di deket supermarket tempat gua biasa belanja. Gua bisa belanja, terus bikin pas foto untuk urusan imigrasi. Parfait. That is how lives are build. That is how love is cemented into people. 

Yoho.

30 Days of Gratitude Challenge, Numero Un : Smell

Yo.

Gua baru inget kalau ada yang satu ini.
Mari kita selesaikan segera.

Di tengah hari yang sangat, sangat diam dan sunyi ini, gua cuma mau bilang:
Gua bersyukur atas aroma dari makan malam gua, yaitu semangkuk mie kuah, yang membangkitkan selera gua untuk menghabiskannya walaupun gua sedang dalam kondisi yang "main aja nggak semangat", yang mana itu sangat gawat dan sangat membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Gua bersyukur atas aroma tempat tidur gua, yang nggak ada aromanya. Bagus. Gua udah beberapa hari ini tidur keringetan. Kombinasi musim panas dan badan kurang fit memang sangat menggugah keringat. Untungnya sprei gua masih bertahan hidup.
Gua bersyukur atas aroma dari hoodie gua, khususnya di bagian lengan yang sering terekspos keringat. Hari ini nggak ada wangi-wangi mencurigakan, jadinya bisa langsung gua pake dengan nyaman untuk keluar kamar pas beli makan siang dan ngambil paket dari tante gua ke kantor administrasi apartemen.

Yoho.

Me Unsolved

Yo.

2 hari yang lalu, gua bangun pagi dalam keadaan normal.
Selesai kelas, lengan kiri gua pegel tanpa alasan jelas sampai hari berakhir.
Kemarin, gua bangun dengan lengan masih pegel, dan sedikit kurang baik karena memang ada ujian di pagi harinya,
Selesai ujian, badan gua makin gak enak.
Deket makan siang, badan gua gak enak banget.
Pagi ini, gua bangun dan langsung merasa lemes.
Sampai deket makan siang, gua masih belum asik.
Euh.

Yoho.