Yo.
.
Sekali-kali deh nulis pendek banget.
Masih dengan konten tanpa kerangka yang jelas.
.
Hari ini melelahkan.
Masih jam 8, pikiran udah di kasur.
Semoga tidurannya menyenangkan.
Kalau capek terus, jadi pengen kabur.
.
Lho, tulisannya berima.
Haha ya nggak lah emangnya gua tukang parkir.
Dua tambah tiga sama dengan lima.
Sori banget kalo lu jadi mikir.
.
Gua lanjut menikmati hiburan dulu, ditemani teh anget.
Njir ini postingan nggak ada esensinya blas!
Rabu, 28 Februari 2018
Sabtu, 24 Februari 2018
Happy Thoughts, Hubbub
YOYOYOYOYOYOYOYOYOYO !!!
My soul is back, brother!
Q : Wait, you lost your soul last time?
A : Nah. I set it aside accidentally.
Mari kita menulis!!!
.
.
Hari Jumat.
Hari baik.
.
Gua baru menyelesaikan serial anime yang gua mulai tonton 2 hari yang lalu.
12 episode. Diet yang baik.
Dan gua akan membuat suatu klaim: Anime ini adalah kandidat kuat "anime yang gua banget".
Ketika gua nonton karakter utamanya, gua cuma bisa bilang "This is my man, right here!"
Beautiful.
Kalau Anthony Stark adalah idola gua di Marvel Cinematic Universe, maka Oreki Houtarou mungkin adalah idola gua di dunia anime.
Q : What???
A : You heard me.
Kalau lu kenal nama ini, mungkin lu pernah menikmati hal yang sama: Hyouka.
Drama! Komedi! Misteri! Remaja! WOOOOOYEEAAAAAAH!
Anime yang menarik.
Terima kasih atas sajiannya.
.
.
Nonton anime ini, gua jadi teringat sesuatu sih.
Suatu masa dimana gua ada seseorang yang sering memberi motivasi dan membuat gua bisa melakukan sesuatu yang nyaris nggak bakal muncul di pikiran gua. Terus, gua lakukan dengan penuh konsentrasi dan tanggung jawab, lagi.
Masa-masa yang indah? Sangat.
Nagih? Ya.
Sekarang udah nggak bisa? Orangnya nggak didekat gua lagi.
Yakin cuma itu aja? Nggak.
Kenapa lagi? Kombinasi "ketidakmampuan gua berekspresi" dan "gua berangkat ke Prancis".
Nggak bisa komunikasi jarak jauh? Kombinasi jawaban sebelumnya dan "gua merasa belum bisa menjadi pihak yang menjanjikan dan layak untuk berada di posisi tersebut".
Kok lu melas banget sih? Udah dari dulu kok.
Kesimpulan, lu belom move-on? Gimana kalau "gua belom mau move-on".
Gak pusing? Asik kok untuk jadi bahan pikiran, setidaknya gua jadi nggak bengong dengan pikiran kosong.
Kenapa malah lu tulis disini? Gua udah lama nggak komunikasi sama orangnya dan rasanya kalau gua tiba-tiba muncul lagi, nggak ada pemicu yang tepat.
Emang siapa dah? Udah pernah gua tulis disini kok.
HAH??? S
.
.
Gitu deh.
Postingan gua yang terakhir emang sedih bener dah.
Gua aja nggak mau baca lagi.
Semoga pikiran gua nggak sedingin itu lagi deh. Masa gua nggak jadi tokoh utama yang menarik sih di cerita gua sendiri. Kan nggak keren.
Yaudah deh.
Ciao!
Good evening!
Bonne soiree!
SELAMAT SORE SEMUA !!!
.
NB. Gua makan malem dulu. Kalau lu baca kalimat ini, jangan lupa makan! Yooo!
My soul is back, brother!
Q : Wait, you lost your soul last time?
A : Nah. I set it aside accidentally.
Mari kita menulis!!!
.
.
Hari Jumat.
Hari baik.
.
Gua baru menyelesaikan serial anime yang gua mulai tonton 2 hari yang lalu.
12 episode. Diet yang baik.
Dan gua akan membuat suatu klaim: Anime ini adalah kandidat kuat "anime yang gua banget".
Ketika gua nonton karakter utamanya, gua cuma bisa bilang "This is my man, right here!"
Beautiful.
Kalau Anthony Stark adalah idola gua di Marvel Cinematic Universe, maka Oreki Houtarou mungkin adalah idola gua di dunia anime.
Q : What???
A : You heard me.
Kalau lu kenal nama ini, mungkin lu pernah menikmati hal yang sama: Hyouka.
Drama! Komedi! Misteri! Remaja! WOOOOOYEEAAAAAAH!
Anime yang menarik.
Terima kasih atas sajiannya.
.
.
Nonton anime ini, gua jadi teringat sesuatu sih.
Suatu masa dimana gua ada seseorang yang sering memberi motivasi dan membuat gua bisa melakukan sesuatu yang nyaris nggak bakal muncul di pikiran gua. Terus, gua lakukan dengan penuh konsentrasi dan tanggung jawab, lagi.
Masa-masa yang indah? Sangat.
Nagih? Ya.
Sekarang udah nggak bisa? Orangnya nggak didekat gua lagi.
Yakin cuma itu aja? Nggak.
Kenapa lagi? Kombinasi "ketidakmampuan gua berekspresi" dan "gua berangkat ke Prancis".
Nggak bisa komunikasi jarak jauh? Kombinasi jawaban sebelumnya dan "gua merasa belum bisa menjadi pihak yang menjanjikan dan layak untuk berada di posisi tersebut".
Kok lu melas banget sih? Udah dari dulu kok.
Kesimpulan, lu belom move-on? Gimana kalau "gua belom mau move-on".
Gak pusing? Asik kok untuk jadi bahan pikiran, setidaknya gua jadi nggak bengong dengan pikiran kosong.
Kenapa malah lu tulis disini? Gua udah lama nggak komunikasi sama orangnya dan rasanya kalau gua tiba-tiba muncul lagi, nggak ada pemicu yang tepat.
Emang siapa dah? Udah pernah gua tulis disini kok.
HAH??? S
.
.
Gitu deh.
Postingan gua yang terakhir emang sedih bener dah.
Gua aja nggak mau baca lagi.
Semoga pikiran gua nggak sedingin itu lagi deh. Masa gua nggak jadi tokoh utama yang menarik sih di cerita gua sendiri. Kan nggak keren.
Yaudah deh.
Ciao!
Good evening!
Bonne soiree!
SELAMAT SORE SEMUA !!!
.
NB. Gua makan malem dulu. Kalau lu baca kalimat ini, jangan lupa makan! Yooo!
Jumat, 23 Februari 2018
My Mind (Hopefully) Will (Not) Explode
Yo.
.
Apa jadinya kalau seorang manusia selama berhari-hari diam di kamar bersama internet dan lamunannya sendiri?
Jawabannya, gua.
.
Gua pengen berekspresi dengan cara menulis sesuatu, tapi nggak mau ada orang yang baca.
Bingung? Terima kasih. Gua juga.
.
Gua pengen berekspresi dengan cara menulis sesuatu, tapi jangan sampe yang baca jadi terbawa suasana.
Kesimpulan?
1. Obrolin, jangan nulis
2. Tulislah, tapi pada saat orang-orang nggak akan baca.
3. Tulislah, tapi di media yang tidak dilihat orang.
4. Diam
.
Opsi 4 menarik, tapi gua pengen nulis.
Setidaknya, gua masih manusia.
Opsi 1 menarik, tapi kasihan sama lawan bicara gua.
Gua juga bukan tipe orang yang "dikenal sebagai orang yang membicarakan hal-hal yang seperti ini".
Opsi 2 menarik, tapi dengan internet, banyak hal jadi terjangkau.
Postingan malam ini masih bisa dibaca 2 tahun lagi.
Opsi 3 menarik, tapi gua males nulis di kertas.
Akhirnya gua pilih nulis disini, dan jadilah postingan ini.
.
Jadi, gua kan lagi liburan.
Terus gua mikir.
Kesimpulan : Tidak akan ada hal bagus yang terjadi. Serius. Makanya ada postingan ini.
Kalau lu masih kuat baca sampe bagian ini, terima kasih. Gua emang nggak mikir sambil ngetik postingan ini. Gua nyaris nggak pernah mikir sambil nulis di blog ini. Kalau gua mikir, biasanya postingannya malah gua hapus.
Sekali lagi, kalau lu nggak mau mikir / merasa sedih / merasa tersentuh, jangan lanjut baca setelah kalimat ini.
Sialnya, gua manusia dan butuh nulis ini.
.
Jadi, beginilah yang gua pikirkan.
Sebaiknya gua tulis dalam bentuk pertanyaan aja. Gua belum yakin mau pilih jawaban yang mana.
Kondisi : Gua nggak produktif, cuma nonton anime seharian.
1. Kenapa gua butuh makan?
2. Kenapa gua masih masak air keran?
3. Kenapa dingin?
4. Kenapa temen gua nggak inisiatif untuk memulai pengerjaan tugas laporan?
5. Kenapa dosen pembimbing proyek gua nggak memudahkan pekerjaan mahasiswanya?
6. Kenapa kulit jeruk lama kering di udara dingin?
.
Gitu deh.
Sekali lagi, kalau lu masih baca sampai kalimat ini, mohon maaf kalau lu jadi mikir / merasa sedih / merasa tersentuh.
Santai aja; itu bukan tanggung jawab lu dan gua bisa disalahkan.
.
Postingan ini makin aneh aja.
Tapi gua nggak mau hapus postingan ini. Anggap aja kalau ini catatan sejarah untuk isi pikiran gua saat menulis ini. Gua sendiri kadang bingung kok baca postingan lama gua.
"Hmmm? Dulu gua mikir gitu?"
"Hmmm. Kira-kira kejadian apa yang memicu gua bikin postingan ini?"
.
Yaudah ah.
Gua mau makan malam dulu. Daging, cuy! Jeruk juga masih ada! Sedap!
Disini sekarang jam 6:23 malam. Udah pada tidur nih.
Yaudah deh ya.
Ciao!
Good evening!
Bonne soiree!
SELAMAT SORE SEMUA !!!
.
.
NB. Selaw. Gua masih berharap kalau ada yang nungguin gua, kok.
.
Apa jadinya kalau seorang manusia selama berhari-hari diam di kamar bersama internet dan lamunannya sendiri?
Jawabannya, gua.
.
Gua pengen berekspresi dengan cara menulis sesuatu, tapi nggak mau ada orang yang baca.
Bingung? Terima kasih. Gua juga.
.
Gua pengen berekspresi dengan cara menulis sesuatu, tapi jangan sampe yang baca jadi terbawa suasana.
Kesimpulan?
1. Obrolin, jangan nulis
2. Tulislah, tapi pada saat orang-orang nggak akan baca.
3. Tulislah, tapi di media yang tidak dilihat orang.
4. Diam
.
Opsi 4 menarik, tapi gua pengen nulis.
Setidaknya, gua masih manusia.
Opsi 1 menarik, tapi kasihan sama lawan bicara gua.
Gua juga bukan tipe orang yang "dikenal sebagai orang yang membicarakan hal-hal yang seperti ini".
Opsi 2 menarik, tapi dengan internet, banyak hal jadi terjangkau.
Postingan malam ini masih bisa dibaca 2 tahun lagi.
Opsi 3 menarik, tapi gua males nulis di kertas.
Akhirnya gua pilih nulis disini, dan jadilah postingan ini.
.
Jadi, gua kan lagi liburan.
Terus gua mikir.
Kesimpulan : Tidak akan ada hal bagus yang terjadi. Serius. Makanya ada postingan ini.
Kalau lu masih kuat baca sampe bagian ini, terima kasih. Gua emang nggak mikir sambil ngetik postingan ini. Gua nyaris nggak pernah mikir sambil nulis di blog ini. Kalau gua mikir, biasanya postingannya malah gua hapus.
Sekali lagi, kalau lu nggak mau mikir / merasa sedih / merasa tersentuh, jangan lanjut baca setelah kalimat ini.
Sialnya, gua manusia dan butuh nulis ini.
.
Jadi, beginilah yang gua pikirkan.
Sebaiknya gua tulis dalam bentuk pertanyaan aja. Gua belum yakin mau pilih jawaban yang mana.
Kondisi : Gua nggak produktif, cuma nonton anime seharian.
1. Kenapa gua butuh makan?
2. Kenapa gua masih masak air keran?
3. Kenapa dingin?
4. Kenapa temen gua nggak inisiatif untuk memulai pengerjaan tugas laporan?
5. Kenapa dosen pembimbing proyek gua nggak memudahkan pekerjaan mahasiswanya?
6. Kenapa kulit jeruk lama kering di udara dingin?
.
Gitu deh.
Sekali lagi, kalau lu masih baca sampai kalimat ini, mohon maaf kalau lu jadi mikir / merasa sedih / merasa tersentuh.
Santai aja; itu bukan tanggung jawab lu dan gua bisa disalahkan.
.
Postingan ini makin aneh aja.
Tapi gua nggak mau hapus postingan ini. Anggap aja kalau ini catatan sejarah untuk isi pikiran gua saat menulis ini. Gua sendiri kadang bingung kok baca postingan lama gua.
"Hmmm? Dulu gua mikir gitu?"
"Hmmm. Kira-kira kejadian apa yang memicu gua bikin postingan ini?"
.
Yaudah ah.
Gua mau makan malam dulu. Daging, cuy! Jeruk juga masih ada! Sedap!
Disini sekarang jam 6:23 malam. Udah pada tidur nih.
Yaudah deh ya.
Ciao!
Good evening!
Bonne soiree!
SELAMAT SORE SEMUA !!!
.
.
NB. Selaw. Gua masih berharap kalau ada yang nungguin gua, kok.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)